Perusahaan Otobus Borlindo di Makassar
Keywords:
Borlindo, Perusahaan, MakassarAbstract
Transportasi merupakan alat yang digunakan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Transportasi adalah pemindahan manusia atau barang dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah kendaraan yang di gerakkan oleh manusia atau mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan latar belakang berdirinya Perusahaan Borlindo, Perkembangan perusahaan Borlindo serta dampak sosial ekonomi keberadaan PO Borlindo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode sejarah dengan mengambil lokasi penelitian di Perusahaan Otobus Borlindo di Makassar. Informan penelitian ini adalah pemilik dan karyawan Perusahaan Otobus Borlindo serta masyarakat pengguna jasa bus Borlindo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa metode, 1) Observasi, 2) Wawancara, 3) Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PO Borlindo merupakan Perusahaan Otobus yang didirikan pada 30 Juni 2017 atas ide dan gagasan Bapak Roy yang merupakan ayah dari Hermon Sumule. Pada awal beroperasinya membuka rute Makassar ke Toraja dengan 4 unit armada bus. Perkembangan PO Borlindo mengalami pasang surut yang berlangsung dari Tahun 2017-2024. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan jumlah armada bus dan penambahan trayek yang semakin meningkat. Namun terdapat tahun tertentu di mana PO Borlindo mengalami masa sulit dikarenakan terjadi Pandemi Covid-19. Dengan adanya PO Borlindo memberikan peran dan dampak yang cukup besar bagi perekonomian baik pemilik usaha, para karyawan dan juga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin bepergian ataupun mengirim paket.Downloads
References
Adisasmita, S. A. (2011). Perencanaan Pembangunan Transportasi. In Graha Ilmu (Vol. 1).
Alkalah, C. (2018). Transportasi otobus AKDP dan AKAP. Jurnal Manajemen Universitas Islam Riau (2020) 11-29, 19(5), 1–23.
Arnanda, S. (2018). Tanggung Jawab Hukum Dalam Perusahaan Kelompok Terhadap Perkembangan Hukum Perusahaan Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. 1, 128–144.
Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan. (2024). Jumlah Penduduk Menurut Kabupaten/Kota (2017-2024).
Fatimah, S. (2019). Pengantar Transportasi (Ponorogo: Myria Publisher, 2019). Https://Repository.Syekhnurjati.Ac.Id/, 15(1), 4–5.
Kalsum, U., & Jinca, M. Y. (2017). Strategi Pengembangan Transportasi Massal Di Wilayah Suburban Makassar. Jurnal Transportasi Multimoda, 15(1), 33. https://doi.org/10.25104/mtm.v15i1.411
Lanugranto Adi Nugroho. (2008). Konsumen dan Jasa Transportasi (Studi Terhadap Perlindungan Hukum Pada Konsumen Fasilitas Publik Transportasi Darat Dan Pelayanan Jasa Transportasi Perusahaan Otobus Di Kabupaten Wonogiri) (Issue 2).
Muhammad, D. (2010). jasa angkutan darat. Jurnal Manajemen & Bisnis Kreatif, 13(3), 576.
Ofyar Z. Tamin. (2014). Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. ITB. https://tekniksipilunwir.wordpress.com/wp-content/uploads/2014/03/perencanaan-dan-pemodelan-transportasi.pdf
Payangan, H. (2016). Evaluasi Kepuasan penumpang terhadap kualitas pelayanan jasa angkutan umum bus Litha & Co Trayek Makassar-Tana Toraja. Https://E-Journal.Uajy.Ac.Id/, 1–10.
Pesona, D. A. R., & La Malihu, L. M. (2019). Transportasi Darat Bus Mega Mas, 1998-2017. Jurnal Pattingalloang, 6(3), 50. https://doi.org/10.26858/pattingalloang.v6i3.12152
Sugiyono. (2015). Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2015.
Sulistyowati, Arini., & Muazansyah, I. (2019). Optimalisasi Pengelolaan dan Pelayanan Transportasi Umum. IAPA Proceedings Conference,.
Tampang, S. (2022). Analisis Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Bus Pada Po. Litha & Co.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahsanul Mukahfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0







